Ucapan ijab kabul dengan mahar uang punya susunan kalimat yang sedikit berbeda dari mahar emas, terutama pada bagian penyebutan nominal. Kesalahan menyebut angka rupiah bisa membuat kabul dianggap tidak lengkap dan harus diulang penghulu.
Artikel ini merangkum contoh lafaz ijab dari wali dan kabul dari mempelai pria khusus untuk mahar berupa uang tunai. Termasuk juga tips praktis agar pengantin pria tidak grogi saat menyebutkan nominal mahar di depan saksi.
Susunan Lafaz Ijab dari Wali untuk Mahar Uang
Uang tunai termasuk salah satu jenis mahar pernikahan yang paling sering dipilih pengantin karena praktis dan mudah disepakati nilainya. Lafaz ijab untuk mahar uang tetap mengikuti tiga unsur wajib, yaitu ucapan menikahkan, penyebutan mempelai, dan penyebutan mahar dalam bentuk nominal rupiah.
Berikut contoh lafaz ijab dari beberapa jenis wali dengan mahar berupa uang tunai.
Ijab dari wali ayah kandung
“Saudara Fajar Nugroho bin Slamet Widodo, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak perempuan saya, Ratna Puspita, dengan mahar uang tunai sebesar Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dibayar tunai.”
Ijab dari wali saudara laki-laki
“Saudara Fajar Nugroho bin Slamet Widodo, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan saudara perempuan saya, Ratna Puspita binti Slamet Widodo, dengan mahar uang tunai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta rupiah) dibayar tunai.”
Ijab dari wali yang mewakilkan (wali hakim/penghulu)
“Saudara Fajar Nugroho bin Slamet Widodo, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan Ratna Puspita binti Slamet Widodo yang walinya telah mewakilkan kepada saya, dengan mahar uang tunai sebesar Rp7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah) dibayar tunai.”
Nominal pada contoh di atas bisa disesuaikan dengan kesepakatan kedua keluarga. Sebelum menentukan angka, ada baiknya pasangan memahami dulu apa itu mahar secara syar’i agar tidak salah kaprah soal fungsinya.
Contoh Lafaz Kabul Mempelai Pria dengan Mahar Uang
Setelah wali selesai mengucapkan ijab, mempelai pria harus segera menjawab dengan lafaz kabul. Nominal yang disebut dalam kabul wajib sama persis dengan yang diucapkan wali saat ijab.
Kabul singkat
“Saya terima nikahnya Ratna Puspita binti Slamet Widodo dengan mahar tersebut, dibayar tunai.”
Kabul dengan menyebut ulang nominal
“Saya terima nikah dan kawinnya Ratna Puspita binti Slamet Widodo dengan mahar uang tunai sebesar Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), dibayar tunai.”
Kabul singkat lebih mudah diingat, sementara kabul dengan nominal lengkap menunjukkan kejelasan yang lebih kuat di depan saksi. Keduanya sama-sama sah selama diucapkan tanpa jeda setelah ijab.
Cara Menyebutkan Nominal Mahar Uang agar Tidak Keliru
Bagian tersulit dari ijab kabul mahar uang bukan hafalan kalimatnya, melainkan penyebutan angka rupiah yang panjang. Beberapa cara berikut bisa membantu mempelai pria tetap tenang.
- Tulis nominal di kertas kecil sebagai contekan yang bisa dilihat sekilas
- Latihan mengucapkan lafaz lengkap beberapa kali sebelum hari akad
- Ucapkan angka dan terbilang sekaligus, misalnya “Rp10.000.000,- sepuluh juta rupiah”
- Samakan nominal dengan yang tertulis di buku nikah dan berkas KUA
- Minta penghulu membimbing pelan-pelan jika masih ragu di detik terakhir
Contoh Ijab Kabul Mahar Uang dalam Bahasa Arab
Bagi yang ingin mengucapkan dalam bahasa Arab, berikut contoh lafaz dengan mahar berupa uang tunai.
Ijab
“أَنْكَحْتُكَ وَزَوَّجْتُكَ ابْنَتِي …… بِمَهْرٍ نَقْدًا قَدْرُهُ …… حَالًا”
Ankahtuka wa zawwajtuka ibnatii (nama) bimahrin naqdan qadruhu (nominal) haalan.
Artinya, “Saya nikahkan dan saya kawinkan kamu dengan anak perempuan saya (nama), dengan mahar berupa uang tunai sejumlah (nominal), dibayar kontan.”
Kabul
“قَبِلْتُ نِكَاحَهَا بِالْمَهْرِ الْمَذْكُوْرِ نَقْدًا”
Qabiltu nikaahahaa bil mahril madzkuur naqdan.
Artinya, “Saya terima nikahnya dengan mahar tersebut berupa uang tunai.”
Lafaz Arab maupun Indonesia sama-sama sah selama maknanya dipahami semua pihak yang hadir.
Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Ijab Kabul dengan Mahar Uang
Kesiapan teknis sama pentingnya dengan hafalan lafaz. Berikut daftar yang sebaiknya dicek sehari sebelum akad.
- Uang tunai sesuai nominal, disiapkan dalam amplop atau wadah khusus
- Dua orang saksi yang sudah dikonfirmasi hadir tepat waktu
- Buku nikah dan berkas administrasi dari KUA
- Latihan lafaz ijab kabul bersama penghulu atau keluarga
- Opsi kreasi tampilan mahar, misalnya uang kertas dilipat jadi bentuk unik untuk keperluan dokumentasi dan pajangan
Baca juga: Hukum Mahar dalam Islam
Pertanyaan Seputar Ijab Kabul dengan Mahar Uang
Berapa nominal mahar uang yang sah dalam pernikahan?
Tidak ada nominal minimal atau maksimal yang ditetapkan syariat untuk mahar uang. Nominal ditentukan berdasarkan kesepakatan mempelai pria dan pihak mempelai wanita, bisa mulai dari nominal simbolis hingga puluhan juta rupiah.
Apakah nominal mahar uang harus disebutkan lengkap saat ijab kabul?
Ya, nominal mahar uang sebaiknya disebutkan lengkap dalam angka dan terbilang agar tidak menimbulkan keraguan. Wali dan mempelai pria wajib menyebut nominal yang sama persis saat ijab dan kabul.
Bagaimana jika mempelai pria salah menyebut nominal mahar uang saat kabul?
Penghulu biasanya akan meminta kabul diulang jika nominal yang disebut berbeda dari ijab. Karena itu, latihan menyebut nominal sebelum akad sangat dianjurkan agar prosesi berjalan lancar dalam satu kali ucapan.
Apakah mahar uang boleh digabung dengan seperangkat alat sholat?
Boleh, mahar bisa berupa gabungan uang tunai dan barang seperti seperangkat alat sholat selama jenis dan jumlahnya disebutkan jelas saat ijab kabul. Kombinasi ini termasuk pilihan yang lazim di kalangan pengantin Indonesia.
Apakah mahar uang wajib dibayar tunai saat akad berlangsung?
Mahar uang idealnya dibayar tunai saat akad, namun bisa ditangguhkan menjadi utang jika pihak mempelai wanita menyetujuinya. Kesepakatan ini sebaiknya dibicarakan sebelum hari H agar tidak ada kesalahpahaman saat prosesi.
Siapa yang berhak mengucapkan kabul jika mempelai pria berhalangan hadir?
Kabul dapat diwakilkan pada pria lain dengan syarat mempelai pria memberi kuasa tertulis secara tegas. Perwakilan ini tidak sah jika mempelai wanita atau walinya keberatan terhadap penunjukan tersebut.
Baca juga: Mahar yang Tidak Diperbolehkan dalam Islam
Ucapan ijab kabul yang lancar jadi salah satu momen yang paling diingat tamu undangan. Selain lafaz yang tepat, tampilan mahar uang saat prosesi juga ikut membentuk kesan acara di mata keluarga dan tamu.
uMomen menyediakan replika mahar akrilik dengan harga terjangkau untuk semua budget, jadi mahar uang bisa dipajang dengan tampilan rapi tanpa mengganggu uang asli yang diserahkan langsung.
Selain replika mahar, uMomen juga melayani souvenir pernikahan, seserahan, dan undangan digital untuk melengkapi persiapan akad.
Kalau kamu sedang mencari referensi tampilan mahar untuk hari akad, hubungi kami via WhatsApp untuk konsultasi gratis tanpa komitmen.




